Informasi

Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Visi BKN : Menjadi Pembina dan Penyelenggara Manajemen Kepegawaian yang Profesional dan Bermartabat Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani dengan Peduli, Iklas dan Bertanggungjawab ... ;
Sabtu, 29 Juni 2018 - 14:39:59 WIB

Siap-Siap Menuju Pertempuran Seleksi CPNS 2018


Diposting oleh : Teamweb
Kategori: Kepegawaian - Dibaca: 5108 kali

Siap-Siap Menuju Pertempuran Seleksi CPNS 2018
Bak kemarau yang merindukan hujan, demikian pulalah ilustrasi yang merepresentasikan kondisi para pencari kerja di tanah air dalam menunggu hadirnya penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Menteri PAN-RB menghimbau seluruh masyarakat untuk tenang dalam menyambut rekrutmen. Menpan-RB mewanti-wanti supaya seluruh masyarakat selalu waspada dan berhati-hati terhadap banyaknya informasi miring (hoax) terkait penerimaan CPNS. Masa seperti ini seringkali dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggungjawab dengan cara melakukan penipuan untuk kepentingan pribadi. 
 
Kapanpun dimulainya rekrutmen CPNS tahun ini, satu hal yang mestinya diperhatikan oleh para calon pelamar adalah apa semestinya dipersiapkan menuju dibukanya penerimaan tersebut. Perlu diingat bahwa para peserta tes CPNS tidak hanya akan diikuti oleh para pencari kerja baru (fresh graduate) melainkan juga para senior mereka yang mungkin banyak diantaranya telah malang melintang dalam dunia per-tes-an. Lantas, apa yang semestinya dipersiapkan untuk menghadapi pendaftaran CPNS tahun ini?
 
a. Persiapan berkas
Belum diumumkannya seleksi penerimaan CPNS merupakan waktu yang penting bagi calon pendaftar. Tahap ini merupakan waktu yang tepat bagi calon pendaftar untuk menyiapkan berbagai hal maupun dokumen persyaratan administratif yang dibutuhkan saat proses pendaftaran nanti. Waktu yang ada dapat dimaksimalkan dengan menyiapkan dan mengecek kembali kelengkapan dokumen/berkas yang dibutuhkan saat proses pendaftaran. 
 
Sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan BKN selaku panitia seleksi CPNS tahun 2018, beberapa persyaratan yang dibutuhkan untuk mendaftar adalah: 
1. Kartu Keluarga
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Ijazah
4. Transkip nilai
5. Pas foto
6. Dokumen lain sesuai dengan ketentuan instansi yang dilamar
 
Selain dokumen-dokumen tersebut, pada seleksi CPNS tahun ini nantinya juga dimintakan swafoto (selfie) oleh pendaftar yang harus diupload ke sistem sscn.bkn.go.id.
 
Menyiapkan dokumen persyaratan sedini mungkin dapat menjadi salah satu tolok ukur sukses tidaknya proses tes yang akan dijalani. Secara umum, para calon pendaftar baru akan menyiapkan dokumen setelah dikeluarkannya pengumuman resmi penerimaan CPNS oleh pemerintah. Setelah melihat syarat-syarat apa saja yang dibutuhkan, mereka baru akan mulai menyiapkan/mengurus berkas-berkas yang dibutuhkan. Bisa dibayangkan betapa ribet dan repotnya jika persiapan dokumen tersebut harus dilakukan dalam waktu yang mepet. Apalagi, umpama terdapat dokumen tertentu yang harus dilengkapi secara khusus seperti harus mengurusnya ke luar daerah misalnya kesalahan/kendala dalam hal Nomor Induk Kependudukan (NIK) maupun Kartu Keluarga. Permasalahan dalam hal NIK ini juga yang merupakan salah satu permasalahan terbesar bagi para pelamar saat penerimaan tahun 2017 lalu.  
 
Musim penerimaan CPNS juga biasanya menjadi musim sibuk bagi beberapa lembaga/instansi pemerintah dikarenakan banyaknya jumlah masyarakat yang ingin mengurus berkas tertentu. Secara umum masyarakat biasanya bersifat reaktif dimana hanya akan mengurus dokumen ketika masa pengumuman penerimaan telah dibuka. Hal ini tentu dapat menjadi hambatan tersendiri bagi para calon pendaftar baik dari segi waktu, biaya, serta kesempatan dalam mempersiapkan diri menghadapi proses tes. 
 
Jangan sampai dalam menghadapi proses seleksi waktu dan tenaga sudah terkuras hanya untuk mempersiapkan dokumen persyaratan yang dibutuhkan, sementara persiapan dalam menghadapi tes-nya sendiri malah terbengkalai. Dengan menyiapkan dokumen persyaratan sejak awal, minimal dapat menghemat waktu dan tenaga sehingga dapat berkonsentrasi secara penuh dalam menghadapi pelaksanaan tes.
 
b. Aplikasi dan sistem CAT
Sebelum masuk pada perang yang sebenarnya, tidak ada salahnya mempelajari terlebih dahulu bagaimana medan tempur yang akan dihadapi, tipe senjata apa saja yang digunakan, serta bagaimana strategi dalam memenangkan pertempuran. Dikarenakan proses seleksi CPNS sekarang ini berbasis sistem CAT, maka mau tidak mau para calon peserta minimal wajib mengetahui apa dan bagaimana sistem CAT bekerja. Syukur-syukur telah familiar dalam menjalankannya. Sembari menunggu pengumuman resmi maupun pelaksanaan tes nantinya, tidak ada salahnya dimanfaatkan untuk mempelajari bagaimana mekanisme kerja dari sistem CAT ini. 
 
Untuk ukuran orang zaman sekarang, sistem CAT bukanlah merupakan metode yang sulit untuk dipelajari. Sistem CAT dikembangkan dengan berbasis teknologi komunikasi melalui sebuah aplikasi. Untuk menjalankannya cukup dengan menggunakan mouse dengan cara meng-klik pada pilihan jawaban yang dianggap benar. Bagi sebagian besar peserta, mekanisme kerja sistem CAT ini tidak terlalu sulit, justru yang menjadi fokus perhatian adalah bagaimana melakukan pengelolaan saat mengerjakan tes. 
 
Salah satu strategi yang dapat digunakan dalam mengerjakan soal CAT adalah dengan memanajemen proses pengerjaan soal. Salah satu saran diantaranya, kerjakan soal yang sekiranya dianggap mudah terlebih dahulu dan jangan terlalu lama fokus pada satu soal yang dianggap sulit. Ingat, waktu yang tersedia hanya 90 menit untuk mengerjakan 100 soal sehingga dibutuhkan perencanaan waktu yang tepat. 
 
Pada aplikasi sistem CAT, terdapat nafigator soal yang menginformasikan nomor-nomor soal yang sudah dijawab maupun belum. Untuk soal yang telah dijawab nomor soal berwarna hijau sementara soal yang belum dijawab akan berwarna merah. Soal- soal akan ditampilkan secara berulang selama waktu masih tersedia. Artinya, jika 100 soal tersebut telah dijawab/dibaca semua maka soal akan kembali lagi ke soal yang pertama dan seterusnya. Peserta tes dapat mengecek status soal yang belum dijawab dengan melihat indikator yang berwarna merah pada nomor soal.
 
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah terkait jawaban. Pada sistem tes SKD tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban yang salah. Sehingga, upayakan untuk menjawab semua soal yang ada meskipun belum tentu tahu jawabannya secara pasti. Hal ini untuk memaksimalkan peluang diperolehnya skor karena dalam sistem CAT tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban yang salah, siapa tahu tebakannya benar.
 
Salah satu hal penting dalam aplikasi CAT ini adalah adanya tampilan menu waktu yang menunjukkan durasi selama peserta mengerjakan tes. Durasi waktu selama 90 menit akan berjalan mundur sejak peserta mulai membuka (klik) soal. Meskipun sudah seringkali diingatkan, dalam prakteknya masih sering dijumpai peserta yang tidak sadar dengan adanya tampilan waktu. Mereka baru sadar ketika tiba-tiba aplikasi menutup secara otomatis dikarenakan waktu telah habis. Oleh karenanya, saat sedang mengerjakan soal, tidak ada salahnya sering-sering melihat menu waktu tersebut. Selain untuk mengetahui durasi waktu yang telah berjalan, hal ini juga memudahkan bagi peserta dalam mengatur ritme dalam pengerjaan soal agar tidak terlalu lama terfokus pada soal yang sulit. Nantinya, soal yang belum terjawab akan/dapat ditampilkan kembali jika telah sampai pada soal terakhir sepanjang waktu masih tersedia (dapat dilihat melalui nafigasi nomor yang masih berwarna merah). 
 
c. Soal tes
Materi soal tes untuk seleksi CPNS minimal terdiri atas tes kompetensi dasar (TKD) berbasis CAT serta tes kompetensi bidang (TKB), bisa menggunakan CAT bisa juga tidak tergantung kesiapan dari instansi. Untuk TKB secara substansi menjadi tanggungjawab dari instansi yang dilamar maupun instansi pembina sesuai dengan formasi jabatan yang dibuka. Sementara TKD menjadi domain dari BKN (hasil kerjasama dengan konsorsium perguruan tinggi) yang terdiri atas tiga sub tes yakni tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP).
 
Supaya diperoleh hasil yang maksimal dalam pengerjaan soal, wajib hukumnya bagi peserta tes untuk sedini mungkin mempelajari karakteristik dari semua tes tersebut, serta memperbanyak latihan mengerjakan soal. Tidak ada cara lain untuk dapat diperoleh hasil yang optimal tanpa adanya proses latihan dan latihan. Melalui latihan yang cukup, para peserta akan merasa familiar dengan tipe maupun jenis soal yang akan ditemui saat tes, minimal tidak kaget ketika dihadapkan pada ketiga jenis soal tersebut. 
 
Jadi, sembari menunggu proses seleksi/tes, sudah selayaknya calon pendaftar dapat mengisinya dengan memperbanyak latihan mengerjakan soal. Diera digital sekarang ini, tentunya tidak terlalu sulit untuk menemukan contoh soal-soal latihan baik TWK, TIU, maupun TKP. Latihan soal tersebut dapat ditemukan melalui manapun yang mudah dijangkau oleh pelamar. Meskipun tidak akan sama dengan soal riil yang akan dihadapi saat proses tes, melalui soal latihan tersebut minimal dapat menjadi sarana pemanasan dalam rangka mengencerkan proses kerja otak. Jangan percaya pada pihak yang menjanjikan memiliki soal resmi CAT karena biasanya hanya akan dimanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi.
 
d. Informasi lowongan
Saat telah diumumkan secara resmi informasi pembukaan CPNS, segera cari infonya melalui sistem seleksi CPNS nasional sscn.bkn.go.id. Dalam melihat pengumuman ini yang perlu diperhatikan adalah instansi yang hendak dituju, formasi yang tersedia, serta kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan. Pelajari secara detil dan jika perlu dapat dibuat semacam resume yang dapat memudahkan dalam mengambil keputusan mendaftar. 
 
Perlu diingat, formasi CPNS yang dikeluarkan pemerintah bersifat massal lintas instansi sehingga akan terdapat banyak informasi yang harus dipelajari. Selain melihat formasi serta kualifikasi yang cocok dan diinginkan, catat juga time table proses pelaksanaannya. Catat secara detil agenda waktu yang ditetapkan panitia seleksi untuk selanjutnya diatur perencanaan waktu mandiri. Jika dibutuhkan, dapat dibuat semacam check list apa saja yang harus dipersiapkan sekaligus batas waktu penyelesaiannya. Jangan sampai semua berkas dan persyaratan dapat dipenuhi namun gagal mendaftar hanya dikarenakan terlambat dalam memasukkan berkas atau input data.
 
Selain itu, jika memungkinkan lihat semua formasi terlebih dahulu pada semua lembaga untuk selanjutnya dicatat dan disandingkan dengan kualifikasi yang dimiliki. Bandingkan formasi antar lembaga, buat pertimbangan mana sekiranya yang ingin dipilih dengan melihat jumlah formasi yang tersedia serta kecocokan/ketertarikan pada organisasinya. Perlu diingat, tidak selalu jumlah formasi yang banyak akan menghasilkan tingkat peluang diterima yang besar pula. Terkadang, dengan jumlah formasi yang banyak akan menarik minat dari banyak calon peserta sehingga secara kuantitas tingkat persaingannya menjadi lebih tinggi. Sehingga, strategi memilih lowongan pada formasi yang jumlahnya banyak terkadang tidak selalu menjadi opsi yang tepat, akan tetapi harus dilihat pula kemungkinan tren pilihan dari para peserta lainnya. 
 
Pada penerimaan CPNS 2017 lalu, panitia seleksi penerimaan nasional (Panselnas) telah memberikan layanan fitur update data pendaftar pada masing-masing lembaga/kementerian. Melalui informasi ini setidaknya dapat dilihat perbandingan jumlah pelamar dengan jumlah formasi yang tersedia. Bandingkan data pendaftar pada masing-masing instansi sebagai bahan untuk mengambil keputusan pilihan yang akan dilamar.
 
Kabar baiknya, pada sistem SSCN BKN tahun 2018 ini juga masih menghadirkan fitur yang sama bahkan telah dilakukan penyempurnaan. Pelamar dapat melihat secara detil lowongan formasi dengan cara mengetikkan kata sesuai yang diinginkan baik berdasarkan kategori kualifikasi pendidikan, jurusan, maupun instansi yang diinginkan. Misal pelamar ingin melihat formasi untuk jurusan S1 Teknik Informatika, maka tinggal dicari sesuai jurusan S1 Teknik Informatika dan nanti secara by system akan ditampilkan seluruh formasi jabatan diseluruh instansi yang membuka formasi dengan kualifikasi pendidikan S1 Teknik Informatika. Demikian pula jika ingin melihat berdasarkan per jabatan ataupun per instansi, tinggal dimasukkan kategori sesuai yang hendak dicari.
 
Hal yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya terkait dengan formasi dan persaingan, jika tahun-tahun sebelumnya tingkat persaingan berada pada tingkat instansi secara rombongan global, maka pada seleksi CPNS tahun 2018 ini tingkat persaingan berada pada level unit kerja. Artinya, pesaing peserta hanyalah mereka yang mendaftar pada lokasi penempatan unit kerja yang sama. Misal kita ingin mendaftar untuk formasi Guru SD pada SDN 1 Umbulharjo Yogyakarta, maka tingkat persaingan hanya berada pada jumlah pelamar yang mendaftar pada SDN 1 Umbulharjo, demikian untuk formasi-formasi lainnya. Jadi tingkat persaingan pelamar tidak berdasarkan asumsi jumlah total formasi secara keseluruhan yang diterima oleh instansi (misal dibutuhkan 10 Guru SD) akan tetapi lebih pada detil per lokasi penempatan formasi. Jadi, harap diperhatikan detil formasinya, jangan terbutu-buru dalam memutuskan pilihan formasi karena jika telah diinput ke aplikasi, pilihan tidak dapat direvisi kembali.
 
e. Persiapan spiritualitas
Jika semua persiapan teknis sudah dilakukan, maka persiapan terakhir (namun utama) yang harus dilakukan adalah bagaimana menyiapkan mental untuk menghadapi tes. Selain persiapan teknis, calon peserta tes juga harus memiliki kesiapan secara spiritualitas. Bagaimanapun juga, proses dan hasil dari pelaksanaan seleksi berada dalam lingkup dimensi transendental Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Hanya berkat ijin dan perkenannyalah kesuksesan dalam berkompetisi dapat diraih. Persiapan spiritualitas dapat dilakukan dengan memperbanyak do’a, sedekah, serta melakukan hal-hal kebaikan lainnya yang pada intinya sebagai media dalam menjalin kedekatan kepada Allah SWT. 
 
Jauh hari sebelum pelaksanaan seleksi, sempatkan diri untuk berkunjung ke orang tua, guru, atau sanak saudara untuk meminta ijin dan doa dari mereka. Kita tidak tahu melalui do’a siapakah Allah akan mengabulkan. Dengan semakin banyak kita meminta do’a dari banyak orang setidaknya semakin besar pula peluang do’a kita untuk terkabul. Tidak ada salahnya pula calon peserta tes melakukan semacam ritual khusus sebagai “amalan/tirakatan” yang dilakukan sebelum, selama, maupun setelah proses seleksi. 
 
Banyak diantara para peserta tes yang saat mengerjakan tes sedang menjalankan ibadah puasa senin kamis bahkan puasa daud. Banyak juga dari para peserta tes yang mengawali harinya dengan menjalankan sholat dhuha terlebih dahulu untuk memperoleh ketenangan hati dan pikiran sembari berdo’a supaya dapat diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan tes. Tidak ada salahnya juga diupayakan selama dalam mengerjakan tes posisi masih dalam keadaan berwudlu. Ini hanyalah beberapa contoh yang dapat dilakukan oleh peserta tes tentunya sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing.
 
Inti dari tulisan ini ingin meneguhkan bahwa untuk diperoleh hasil yang optimal dari perjuangan seleksi CPNS dibutuhkan persiapan yang maksimal pula. Jer basuki mawa bea, setiap keberhasilan harus ada harga yang dibayarkan. Untuk dapat memenangkan pertempuran dalam seleksi CPNS dibutuhkan persiapan, strategi, serta kesungguhan yang harus diatas rata-rata. Persiapan informasi, kelengkapan administrasi, penguasan medan dan alat tes, juga mental dan spiritual mutlak diperlukan. Masa sebelum proses tes seleksi merupakan waktu yang tepat untuk bersiap, sehingga dibutuhkan perencanaan waktu yang akurat. Karena biasanya dalam setiap persaingan, siapa yang paling siap dialah yang akan mendapatkan. Selamat bersiap, semoga sukses!.
 


Ditulis Oleh : Ridlowi, S.Sos, M.A
Pegawai Kanreg I BKN Yogyakarta


Berita Terkait